Setelah melaksanakan pertemuan dengan dewan editor pada tanggal 4 September 2020,  redaksi pelaksana BPPT Press  kembali melaksanakan  pertemuan dengan tim mutu PMI BPPT  yang dilaksanakan pada 21 september lalu. Kedua  pertemuan ini dilakukan untuk mendapatkan masukan dalam mempersiapkan akreditasi penerbit ilmiah BPPT Press nantinya.

Salah satu unsur utama dalam penilaian akreditasi penerbit ilmiah yang  telah ditetapkan sebelumnya oleh Komite Nasional Akreditasi Penerbit Ilmiah (KNAPI) adalah sistem manajemen mutu penerbit Ilmiah. Dimana sistem manajemen mutu dalam penilaian akreditasi penerbitan ilmiah tersebut mempunyai nilai tertinggi . Sistem manajemen mutu merupakan sistem manajemen untuk mengawasi seluruh kegiatan dan pelaksanaan kegiatan penerbitan yang  diperlukan untuk mencapai dan mempertahankan tingkat mutu  yang diinginkan oleh penerbit. Fokus sistem  manajemen mutu ini tidak hanya pada produk dan kualitas  layanan, tetapi juga pada cara untuk mencapainya sekaligus mempertahankannya.

Pada pelaksanaannya  proses manajemen mutu ini melibatkan kumpulan pedoman yang telah dibuat dan  dikembangkan  oleh BPPT Press serta untuk memastikan bahwa produk dan layanan yang dihasilkan  telah memiliki Standar  Operasional Prosedur (SOP) yang tepat dan sesuai dengan tujuan dari BPPT Press ungkap ketua redaksi pelaksana BPPT Press  Lucyana Habibie pada acara pertemuan tim BPPT Press dengan tim Manajemen Mutu BPPT  yang dilaksanakan secara virtual melalui zoom meeting.

Di kesempatan yang sama  Imam Setyawan selaku tim manajemen mutu PMI menjelaskan tentang tata cara  pembuatan SOP serta komponen utama manajemen mutu seperti perencanaan kualitas, peningkatan kualitas, kontrol kualitas dan jaminan kualitas produk dan layanan.  

Hadir dalam kegiatan ini sekretaris dewan editor BPPT Press Sindu Akhadiarto dan tim editor dan reviewer BPPT Press yang diwakili oleh Puguh Trwinanto, Nawa Suwedi dan Netty Widyastuti,